Friday, April 27, 2012

CREATOR - Rio Silaen


CREATOR - Rio Silaen


Kepiawaian Rio Silaen di dunia tarik suara sudah tidak perlu diragukan lagi. Di tahun 2007 Rio Silaen berhasil membuat satu Pagelaran Broadway Highlights pertama di Plenary Hall Jakarta Convention Center. Sejak saat itu secara rutin Rio Silaen banyak menggelar pagelaran – pagelaran musik berskala nasional.

Penyanyi yang selalu memenangkan berbagai festival baik di dalam maupun luar negeri ini hingga saat ini masih terlihat hadir di beberapa festival kelas Internasional. Di tahun 2009 lalu kembali membuat kebanggaan nama Bangsa Indonesia di kancah dunia musik Internasiona, Rio Silaen berhasil menyandang sebuah gelar aadalam sebuah festival bergengsi di NEW YORK, America Serikat yaitu sebagai penyanyi terbaik yang bisa membawakan segala jenis musik dan lagu atau dijuluki “Versatile Singer”.

Dalam setiap perjalanannya di dunia International Ia selalu hadir membawakan lagu – lagu Etnik Indonesia, seperti karya – karya maestro kita Chrisye, Guruh Soekarno Putra, dan tak ketinggalan juga lagu – lagu dari tanah Sumatra Utara dimana tempat pria ini berasal. Melihat ribuan orang memiliki antusias yang begitu tinggi merupakan kebanggaan bagi Rio Silaen secara pribadi dan tentunya sebagai anak bangsa ini, bencana alam yang tak terelakan membuat hatinya tergerak untuk mengajak nenerapa teman bersama – sama yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Di tahun 2005 sekembali ke Tanah Air salah satu cita – cita dari seorang Rio Silaen adalah mewujudkan keinginannya mengangkat seni dan budaya Indonesia, dimana ide ini pun mendapat tanggapan yang positif dari teman – teman artist seperti dari Artist Senior seperti Hakim Tobing, Tika Panggabean, Rosianna Silalahi, Tommy Tjokro, Prabu Revolusi, Reza The Groove, Joeniar Arief, dll untuk turut berpartisipasi dalam mengumpulkan bantuan bagi saudara sebangsa kita yang membutuhkan. Juga teman – teman media yang membantu mensupport kegiatan ini. Konser Christmas Charity di Graha Bhakti Budaya Desember 2010 lalu. Didukung oleh 100 penyanyi dan musisi dibawah didikan Rio Silaen yang diberi nama THE VOICE of INDONESIA CHOIR and ORCHESTRA. Didalam konser ini satu hal yang dapat kita lihat bahwa persatuan dan kesatuan kita pun dapat tercipta melalui Seni dan Budaya, karena seni dapat menjadi alat komunikasi dan pemersatu bangsa, terbukti dalam momen Natal teman – teman Artis mendukung tanpa pamrih dari berbagai suku maupun agama bersatu membantu sesama, menjadi satu pembuktian bahwa kita tetap satu saudara, INDONESIA.

Dan memasuki pertengahan 2011 Rio Silaen membulatkan tekad membuat satu gebrakan, kali ini Rio Silaen akan hadir menggelar pertunjukan musikal “OPERA BATAK” yang mengangkat kisah kehidupan di Tanah Batak pada umumnya. Melihat lesunya seni budaya Batak yang saat ini kurang diminati lagi, menginspirasi Rio untuk melakukan sesuatu dalam Seni Budaya Batak sebagai anak bangsa. Sebagai seorang seniman, penyanyi, dan entertainer pengalamannya di 5 belahan benua International membuat keinginanya semakin kuat jika bukan kita sebagai generasi muda yang melanjutkannya maka cepat lambat semua akan hilang termakan oleh era globalisasi dan modernisasi. Ia melakukan sendiri dari mulai dialog, pemilihan lagu, pembuatan musik hingga produksi yang akan diselenggarakan. Semua dilakukannya dengan banyak melakukan research bertukar pikiran dan tentunya support yang begitu besar baik dari teman – teman artis sampai yang senior sekalipun, juga tim management sendiri. Akhirnya hal inilah yang memberanikan dirinya mengangkat Opera Batak yang diciptakan oleh Alm. Tilhang Gultom di tahun 1920 lalu.

Sejarah mencatat, masyarakat Batak dikenal sebagai masyarakat yang tinggi akan nilai Budayanya, bahkan mungkin tak kita sadari hal tersebut menjadi landasan kekerabatan yang begitu kuat dikalangan masyarakat Batak jika mereka dipertemukan disuatu tempat atau bahkan dibelahan dunia manapun. Sebagaimana Seni dan Budaya dapat menjadi pemersatu kita tentunya harapannya Seni dan Budayapun dapat meningkatkan spirit nasionalisme kita melihat keadaan dan kondisi tanah air kita saat ini. Dalam pagelaran ini, melalui lagu-lagu tradisional yang menggambarkan falsafah – falsafah yang selalu diajarkan pada kita secara turun temurun akan mengingatkan kita akan Tanah kita berasal.Walaupun saat ini menurut sebagian besar generasi muda kita seni dan budaya Batak ketinggalan jaman, Rio Silaen tetap memberanikan diri mengajak generasi muda Batak untuk bergandengan tangan mengangkat seni budaya yang hampir punah saat ini. Sebagai anak bangsa yang cinta Indonesia tentunya itu menjadi salah satu tanggu jawab kita.

Pagelaran ini didukung oleh Rita Matu Mona, Paulus Simangunsong teman – teman dari Teater Koma juga ada Sri Rakhmawati, Hilmy Fathurrahman, Olivia Tobing yang akan memegang peran dalam cerita Senandung Kampoeng Halaman ini,Penyanyi yang tidak asing lagi dijamannya Hakim Tobing turut berpartisipasi dalam acara ini, dan yang akan mengejutkan juga seorang Diva Indonesia Vina Panduwinata yang bukan berasal dari Tanah Batak akan berpartisipasi bersama kita, Artis – Artis muda seperti Tika Panggabean, Ren Tobing, Judika”Idol” Sihotang, Cindy “AFI” Sibarani, Petra Sihombing, Franky Sihombing, TRIO RNB dan masih banyak lagi.

Dari musik akan tampil perpaduan Gondang dan Musik Orkestra, digabung denga Percussion akan berkolaborasi memainkan musik batak yang diarransemen oleh Teffy Mayne sebagai Music Director dalam acaa ini, beserta dengan 70 orang CHOIR dari The Voice of Indonesia CHOIR dan penari- penari yang akan membawakan tarian Batak secara kontemporer.Sebagai sutradara, ini merupakan pengalaman yang pertama untuk skala Nasional bagi Rio Silaen, berkolaborasi merangkul tim produksi dan seniman – seniman papan atas Nasional untuk bekerja bersama, disini akan kita lihat seni budaya OPERA BATAK akan menjadi sebuah pertunjukkan musikal dimana musik, dialog, gerak tari menjadi satu kesatuan yang indah dan bisa dikategorikan OPERA BATAK terbesar. Jadi jangan lewatkan “Senandung Kampoeng Halaman”… di Teater Jakarta, 30 July 2011… God Bless


Sumber:
http://operabatak.com/creator/

No comments:

Post a Comment