Sunday, May 18, 2014

Madina Miliki 31 Jenis Bahan Tambang

Madina Miliki 31 Jenis Bahan Tambang

Terungkap di PRSU

Medan-ORBIT: Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ternyata sedikitnya memiliki 31 jenis bahan tambang yang tersebar di 15 Kecamatan.

Lima belas kecamatan yang memiliki potensi bahan tambang itu, antara lain Hutabargot, Larutambangan, Kotanopan, Natal, Simpang Gambir, Sinunukan, Muara Sipongi, Rantobaek, Batang Natal, Pakantan, Linggabayu, Sorik Marapi, Siabu, Batahan, dan Muara Batang Gadis,kata  Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Mandailing Natal Arfan Lubis di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-41 di Medan, Senin.

Dikatakan Arfan Lubis, bahan tambang yang terdapat di bumi Kabupaten Mandailing Natal itu dikelompokkan menjadi lima jenis, di antaranya mineral logam, mineral bukan logam, batu bara, dan batuan.

Mineral logam, antara lain emas, tembaga, perak, besi, timah hitam, seng, bismuth, molibdenun, tellurium, mangan, cromium, platinum, dan bauksit.

Menurut  Arfan, bahan tambang emas banyak terdapat di Kecamatan Hutabargot, Larutambangan, Kotanopan, Natal, Simpang Gambir dan Sinunukan.

Dia memperkirakan mineral bukan logam banyak di Mandailing Natal, di antaranya kaolin, phospat, delomit, grafit, serpentin, belerang, zeolit, bentonit, dan talk.

Di kabupaten ini juga terdapat bahan tambang batu bara yang tersebar di empat kecamatan, masing-masing Kotanopan, Siabu, Linggabayu, dan Muara Batang Gadis.

Arfan mengaku belum bisa memerinci seberapa besar deposit bahan tambang di Mandailing Natal.
“Potensi bahan tambang di Mandailing Natal memang menjanjikan, tetapi seberapa besar jumlahnya masih dalam tahap pendataan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu dia membenarkan banyak perusahaan pemegang izin usaha pertambangan yang berminat mengembangkan investasi di kabupaten pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 1999.

Namun dari belasan perusahaan itu, hanya satu perusahaan yang mulai melakukan ekplorasi dan eksploitasi emas di Kecamatan Sinunukan, yakni PT Madina Mas Mining.
Dikatakannya, perusahaan tersebut sampai saat ini belum melakukan produksi, karena masih menunggu izin pembebasan lahan dari Kementerian Kehutanan.Or-07


Sumber:
http://www.harianorbit.com/madina-miliki-31-jenis-bahan-tambang/

No comments:

Post a Comment