Senin, 11 Juni 2012

Air Terjun 2 Warna Sibolangit Nan Memesona


Air Terjun 2 Warna Sibolangit Nan Memesona



Air Terjun Dua Warna Sibolangit (ranianggraini18.blogspot.com)

Selama ini air terjun eksotis di Sumatra Utara hanya identik dengan air terjun Sipiso-piso, Tongging, Kecamatan Merek, Karo. Padahal di Sibolangit, Deliserdang, ada juga air terjun yang tak kalah menakjubkan yaitu air terjun dua warna Sibolangit.

Letaknya tidak jauh dari Kota Medan, Sumatera Utara. Jaraknya hanya kira-kira memerlukan satu jam perjalanan dari Medan menuju posko tim pemandu/Ranger air terjun. Air terjun ini berada di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit. dari Posko ini para pengunjung akan didampingi oleh Pemandu yang sudah terlatih untuk memulai perjalanan masuk hutan dengan berjalan kaki/tracking selama kira-kira dua jam.

Dinamakan air terjuan dua warna karena air yang terjun dari atas ke dasar penampungan air terjun terlihat berwarna biru muda dan putih keabu-abuan. Dua warna ini disebabkan terlarutnya fosfor atau belerang dan kapur yang ada di tebing air terjun. Pemandangan ini sangat jarang ditemukan di tempat lain. Dasar air terjun yang biru muda bercampur putih membuat pemandangan di tempat ini sangat mengagumkan.
Menurut penuturan wisatawan yang pernah berkunjung airnya sangat dingin, warnanya yang unik, dan perlu perjuangan yang keras untuk melihatnya. Akses menuju air terjun ini tidaklah mudah, Anda harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam melintasi hutan lindung dengan rintangan yang tidak mudah.

Rintangan tersebut berupa tanjakan, turunan dan juga harus melintasi sungai kecil. Namun, tidak perlu khawatir karena keadaan hutannya tidaklah menyeramkan, melainkan bersih dan terawat. Pengunjung juga dapat beristirahat di sela-sela perjalanan sambil menikmati pemandangan hijau dan mengirup udara dari pepohonan yang menyegarkan.

Perjalanan panjang dengan medan yang berkelok-kelok ini semakin menantang dan melelahkan. Akan tetapi, rasa lelah akan terbayar ketika tiba di air terjun dua warna. Air terjunnya tinggi, berwarna kebiru-biruan, dingin dan segar, seolah menyambut pengunjung dengan ucapan selamat datang.

Ada beberapa air terjun juga di tempat ini, namun tidak berwarna biru, melainkan bening. Aktivitas yang biasa dilakukan di tempat ini adalah berenang, foto-foto, membuat api unggun untuk sekadar menghangatkan tubuh sambil membakar ikan untuk dimakan, duduk bersantai sambil memandang airnya yang biru. Ada juga yang berkemah di sekitar air terjun ini.

Warga setempat menuturkan air terjun ini pertama kali ditemukan Imanuel Sinuraya pada 2004 lalu. Ketika itu ia sedang berburu satwa liar yang sering mengganggu ladang miliknya. Perjalanan panjang memburu satwa liar membuat ia letih dan sempat tertidur di dalam hutan belantara. Ketika terbangun, masih dlm keadaan setengah sadar ia menyaksikan fenomena alam yang luar biasa, yakni sebuah Air Terjun yang begitu mempesona tlah membentang di depannya.

beberapa hari kemudian ia bersama beberapa temannya dan anggota SAR kembali mendatangi objek air terjun yang baru beberapa hari dilihatnya. Sejak itu mulai tersebar keberadaan lokasi air terjun yang ditemukannya di kalangan masyarakat terutama pencinta alam. Sekarang lokasi ini setiap hari libur semakin banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun asing.


Sumber:
http://karo-news.blogspot.com/2012/04/air-terjun-2-warna-sibolangit-nan.html