Selasa, 05 Juni 2012

"Aek Rara", Keajaiban Dunia


"Aek Rara", Keajaiban Dunia


Salah satu obyek wisata alam di Tapanuli Utara adalah “Aek Rara” (air berwarna merah) berjarak sekitar tiga kilometer dari  Tarutung.
 
Aek Rara atau disebut juga Air Soda hanya terdapat di dua tempat di dunia, yaitu di Veneuzela kawasan Amerika Latin dan di Desa Parbubu Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.  ”Aek Rara” merupakan lokasi  tujuan wisata dan pemandian.  
 
Pada masa liburan, wisatawan lokal dan mancanegara datang sekadar menikmati sumber mata air soda karena mengeluarkan wewangian khas dan memiliki  khasiat bagi penderita penyakit kulit.
 
Setiap orang yang berkunjung ke Taput tidak akan puas dan akan menyempatkan diri sekedar melihat penomena alam air soda untuk mandi di sana.Bahkan oleh wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Tarutung akan menyempatkan diri melihat secara langsung lokasi air soda, inilah alasan air soda terkenal sampai ke manca Negara.
 
Apa bedanya mandi di Aek Rara dengan air biasa ? Tubuh kita seperti berbusa dan mata dibuat perih terkena percikan airnya.  Airnya tidak lengket dibadan seperti minuman bersoda dan Aek Rara ini seperti membuat badan kita halus dan terasa ringan. airnya terasa ada asinnya.
 
Lokasi pemandian Aek Rara ini berbatasan langsung dengan hamparan persawahan yang dikelilingi perbukitan Rura Silindung (Lembah Silindung).  Dan dari lokasi ini langsung terlihat obyek wisata iman Salib Kasih. hal mana menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
 
Selama berada di lokasi Aek Rara ini ada aturan yang tidak boleh dilanggar oleh pengunjung, diantaranya tidak mengeluarkan ucapan kotor dan makian, tidak melakukan kegiatan negatif, serta tidak dibenarkan mandi tanpa mengenakan busana, terlebih karena obyek wisata pemandian ini berada di tempat terbuka dan bebas untuk umum.  Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa mandi di dalam satu kolam, karenanya tidak dibenarkan melakukan aktivitas yang melanggar ketentuan.
 
Sumber air “Aek Rara” muncul dari dalam tanah, secara terus-menerus tanpa henti, keluar dari puluhan mata air di dalam kolam. Setiap detik airnya terus berganti, selain digunakan untuk pemandian, mata air soda yang keluar juga dimanfaatkan untuk mengairi persawahan warga.
 
Objek wisata  Aek Rara ini dikelola oleh keluarga O Tobing Sihite,  dan terbuka untuk seluruh pengunjung tanpa dipungut bayaran sementara itu pengelolaannya tidak dicampuri oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
 
Kepala Dinas Pariwisata P. Hutauruk yang dikonfirmasi situs ini menyatakan : "Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pariwisata telah beberapa kali mencoba menawarkan konsep pengembangan Aek Rara ini, namun belum dapat diwujudkan, selain karena keterbatasan APBD Kabupaten Tapanuli Utara juga pihak pengelola masih belum memiliki rencana pengembangan ke arah yang lebih professional, namun demikian tetap kita tawarkan hingga nantinya dapat diambil kesepakatan yang terbaik".
 
Pertanyaan dan pernyataan menarik untuk segenap mahluk di dunia tentang Aek Rara :
“Sudahkah anda pernah merasakan sensasi plongnya Sprite ? di Aek Rara anda bisa rasakan asli mandi air soda”
 
Photo liputan Aek Rara @2012
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar